Pemerintah Daerah DIY

Biro Tata Pemerintahan Setda DIY

Get Adobe Flash player
Home Berita BIRO TAPEM SETDA DIY SUKSES MENGGELAR PELAYANAN TERPADU PEREKAMAN DAN PENCETAKAN KTP-EL
Jumlah akses: 386

Biro Tata Pemerintahan (Tapem) Setda DIY melakukan percepatan pelayanan perekaman dan pencetakan kartu tanpa penduduk elektronik (KTP-el) bagi penduduk di DIY maupun luar DIY yang bertempat tinggal di DIY. Khususnya pemilih pemula yang ada di perguruan tinggi, SMU, dan SMK se-DIY yang belum memiliki KTP-el.


Berdasarkan data Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK), hingga akhir Februari 2019, jumlah wajib KTP di DIY sebanyak 2.777.614 orang. Jumlah perekaman mencapai 2.758.576 orang atau 99,31 persen.


Biro Tapem Setda DIY selama dua hari, Rabu (20/3) dan Kamis (21/3) menggelar pelayanan terpadu perekaman dan pencetakan KTP-el. Lokasinya dipusatkan di Bangsal Wiyata Praja, kompleks Kepatihan, Danurejan, Yogyakarta.


Pelayanan berlangsung dari pukul 08.30 hingga 17.30. Pelayanan ditujukan pula untuk siswa dan mahasiswa yang berumur 17 tahun atau sudah menikah tapi belum punya KTP-el. Kepala Biro Tapem Setda DIY, Maladi S.H., M.M. berharap pelayanan terpadu ini dapat mengkover 50 persen atau 9.519 orang.


Selama pelayanan berlangsung, telah disediakan enam meja perekaman KTP-el yang dilengkapi tempat pas foto dan fasilitas terkait lainnya. Masyarakat mendaftar terlebih dulu di meja pendaftaran, kemudian mendapatkan nomer antrian. Tersedia juga layanan pengecekan data dan syarat pengajuan perekaman KTP-el. Proses pencetakan tidak memakan waktu lama. Masyarakat hanya perlu menunggu waktu kurang dari dua jam.


Percepatan pelayanan itu merupakan bagian dari pelaksanaan Gerakan Indonesia Sadar Administrasi Kependudukan (GISA) di DIY. GISA merupakan gerakan pemenuhan kependudukan kepada masyarakat untuk mewujudkan tertib administrasi kependudukan. Selain itu juga menjalankan surat Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kemendagri tentang jemput bola perekaman KTP-el ke kampus dan sekolah.


Pelayanan terpadu perekaman dan pencetakan KTP-el mendapatkan respons positif. Masyarakat antusias mengikuti perekaman dan pencetakan KTP-el terbukti dari banyaknya antrian.


Percepatan pelayanan dilakukan dalam rangka memenuhi hak konstitusional karena kepemilikan KTP-el menjadi syarat menggunakan hak pilih saat pesta demokrasi 2019. Adanya percepatan pelayanan itu, diharakan tidak ada lagi warga yang menggunakan surat keterangan atau suket saat hendak mencoblos di Pemilu 17 April 2019.