Pemerintah Daerah DIY

Biro Tata Pemerintahan Setda DIY

Get Adobe Flash player
Home Berita Rapat Pembinaan dan Pembakuan Nama Rupabumi Unsur Buatan di DIY
Jumlah akses: 362

Rupabumi adalah bagian dari permukaan bumi yang dapat dikenal identitasnya sebagai unsur alam dan unsur buatan manusia, misalnya sungai, danau, gunung, jalan, dan bangunan/gedung. Kemudian nama rupabumi adalah nama yang melekat pada unsur rupabumi dimaksud, baik unsur alam maupun unsur buatan. Secara teknis, pemberian nama rupabumi perlu memperhatikan sejumlah prinsip sebagaimana diatur pada Pasal 6 Permendagri Nomor 39 Tahun 2008 tentang Pedoman Umum Pembakuan Nama Rupabumi, antara lain: menggunakan bahasa lndonesia dan/atau bahasa daerah; menghormati keberadaan suku, agama, ras dan golongan; ditulis menggunakan abjad romawi, serta paling banyak tiga kata. Namun demikian, dalam prakteknya masih banyak ditemukan nama-nama rupabumi utamanya unsur buatan yang tidak memperhatikan prinsip pemberian nama. "Penggunaan nama-nama asing seperti estate, mansion, square, residence, cafe, dan lain sebagainya sudah akrab didengar oleh masyarakat. Penggunaan nama-nama asing tersebut kemudian menimbulkan keprihatinan masyarakat, yang disuarakan baik mellaui media cetak maupun elektronik", demikian disampaikan Drs. Sulistiyo, SH., CN., M.Si selaku Penjabat Sekretaris Daerah DIY saat membuka pelaksanaan Rapat Pembinaan dan Pembakuan Nama Rupabumi Unsur Buatan di DIY bertempat di Royal Darmo Malioboro Hotel Yogyakarta pada Rabu (19/7).

Ditambahkan oleh Bapak Penjabat Sekretaris Daerah DIY, bahwa sebuah studi yang dilakukan oleh Wijana (2014) mencatat bahwa dominasi bahasa asing seperti Inggris, Itali, Perancis, dan lain sebagainya, pada hakikatnya merupakan cerminan dari semakin besarnya peranan sosial, politik, dan ekonomi oleh negara-negara tersebut dibandingkan dengan peranan serupa oleh Negara Indonesia. Untuk tetap melestarikan Tata Nilai Budaya Yogyakarta, dan mendukung terwujudnya visi pembangunan DIY tahun 2025, yakni “Mewujudkan DIY menjadi Pusat Pendidikan, Budaya dan Daerah Tujuan Wisata terkemuka di Asia Tenggara dalam lingkungan Masyarakat yang Maju, Mandiri dan Sejahtera”, maka Bapak Gubernur DIY mengundangkan Peraturan Gubernur DIY Nomor 39 Tahun 2015 tentang Pedoman Pemberian Nama Rupabumi Unsur Buatan.

Selanjutnya, Dr. Tumpak Haposan Simanjutak, MA (Direktur Toponimi dan Batas Daerah, Ditjen Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri) menyampaikan beberapa persoalan dalam Pembakuan Nama Rupabumi Unsur Buatan, antara lain:

  1. Kebijakan program dan anggaran : pembakuan nama rupabumi tidak secara spesifik termasuk dalam pembagian urusan pemerintahan dalam peraturan perundang-undangan, seperti Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. Hal ini menimbulkan kesulitan dalam inisiasi program dan anggaran oleh pemerintah daerah;
  2. Kebijakan perencanaan dan tata wilayah : rupabumi berbasis spasial belum dijadikan sebagai basis utama dalam perencanaan dan penataan wilayah administrasi, sehingga perencanaan tidak SMART;
  3. Rupabumi yang sudah dibakukan belum ditetapkan/diatur dalam peraturan perndang-undangan, sehingga legitimasi penggunaannya lemah/tidak operasional. Pemerintah daerah perlu segera menindaklanjuti dengan penetpan melalui peraturan daerah setempat.

Rapat Pembinaan dan Pembakuan Nama Rupabumi Unsur Buatan di DIY berlangsung pada tanggal 19-21 Juli 2017. Kegiatan ini merupakan tindaklanjut verifikasi nama rupabumi unsur buatan tahun 2016. Masing-masing kabupaten/kota melakukan updating data, baik berupa informasi pendukung dalam formulir data, maupun menambah data nama rupabumi unsur buatan. Data-data tersebut selanjutnya diverifikasi dan dibakukan namanya, arti nama, asal bahasa, dan sejarah nama oleh unsur Pemerintah Pusat. Harapannya, rekomendasi yang tercatat dalam Berita Acara segera ditindaklajuti oleh masing-masing kabupaten/kota. Berikut disampaikan hasil Rapat Pembinaan dan Pembakuan Nama Rupabumi Unsur Buatan di DIY tahun 2017.

Link download BA selengkapnya : http://birotapem.jogjaprov.go.id/index.php?option=com_docman&task=doc_download&gid=77&Itemid=121